Rutinitas Wajib Investor Saham, Menjadi Investor Pembelajar

Sadar atau tidak sadar perjalanan seseorang menjadi investor saham itu tidaklah semudah yang dibayangkan banyak orang, akan tetapi juga tidak sesulit yang dibayangkan.

Menjadi seorang investor saham bukan hanya sekedar punya uang (capital) untuk membeli sebuah saham, tapi yang terpenting untuk benar benar dipelajari dan dijalankan adalah proses “Menjadinya” yang membutuhkan waktu, konsistensi, kedisiplinan, dan kerja keras.

Pertama tama yang harus disiapkan untuk menjadi seorang investor saham adalah Mentality.

Wah mungkin banyak yang bertanya, kenapa mental bukan capital. Karena mentality itu lebih penting dari capital.

Mentality investor saham tidak boleh mentalitas seorang spekulan (Gambler). Harus bisa sabar, tidak panikan (tenang), logis, cermat, dan benar benar mengambil sebuah keputusan dalam keadaan yang terkontrol secara emosional.

Bagaimana membentuk mentalitas investor yang baik? Tentu harus terlebih dahulu memahami mindset investasi saham yang benar seperti apa, memiliki skill set dalam pemilihan saham dengan baik dan benar, bagaimana itu mindset dan skill set yang baik dan benar itu? Kita coba bahas pada artikel yang berbeda ya.

Sekarang bagaimana kita bisa membentuk sebuah skill set yang baik terlebih dahulu. Skill set seorang investor dapat terbentuk dengan baik berdasarkan sebuah prinsip, yang saya sering bilang itu Rutinitas, Rutinitas yang nantinya akan membentuk Kebiasaan (Habit).

Secara umum, seorang investor harus memiliki kebiasaan/rutinitas melakukan beberapa hal yang penting:

1. Fokus menambah pengetahuan dan keahlian yang dibutuhkan sebagai investor saham (investasi leher keatas) antara lain pengetahuan dan keahlian mengenai: bisnis proses dari berbagai sektor, Quantitative Analysis, Qualitative Analysis, Leading Indicator, Macroeconomic, dll. Adapun hal ini bisa dilakukan dengan mengikuti workshop, membaca buku buku referensi investasi, mengikuti private class, dll.

2. Melakukan riset/analisa atas emiten dengan membaca laporan keuangan kuartalan, laporan tahunan, public exposes, prospektus company, data data pendukung dari  asosiasi Industri, keterbukaan informasi, aksi korporasi.

3. Membaca indikator indikator makro ekonomi global, domestik dan leading indicator untuk berbagai sektor bisnis yang ada di pasar modal Indonesia.

4. Membaca newspaper, tabloid untuk bisa senantiasa mengikuti perkembangan ekonomi, bisnis, dan peluang bisnis/ekonomi, dan isu isu yang ada.

4 (empat) rutinitas ini wajib dilakukan oleh seorang investor saham, mulai hari ini coba buatlah komitmen jadwalnya untuk melakukan rutinitas ini, baik secara harian, mingguan, maupun bulanan, bahkan tahunan.

Sebagai contoh misalnya:

Daily Routine: Membaca newspaper, tabloid (@45 menit/hari) ; Membaca buku buku referensi (@60 menit/hari),

Weekly Routine: Melakukan riset analisa 1 sd 2 emiten secara menyeluruh dengan membaca dan mempelajari  laporan keuangan kuartalan, laporan tahunan, public exposes, prospektus company, data data pendukung dari  asosiasi Industri, keterbukaan informasi, aksi korporasi. (@60 menit/hari selama 5 hari).

Monthly Routine: Membaca indikator indikator makro ekonomi global, domestik dan leading indicator untuk berbagai sektor bisnis yang ada di pasar modal Indonesia (@90 menit/bulan).

Yearly Routine: Senantiasa mengupgrade diri dengan mengikuti mengikuti workshop, dan mengikuti private class, dan sejenisnya.

Sebagai seorang investor, alangkah bijaksananya kita tetap humble, rendah hati, tidak boleh sombong, sehingga secara mentalitas kita adalah mental investor pembelajar, yang selalu haus untuk terus belajar dan menambah pengetahuan, ilmu, dan keahlian yang relevan dengan investasi saham.

Terakhir yang tidak kalah penting adalah jangan pelit berbagi ilmu ya, tetaplah berbagi ilmu kita agar bisa bermanfaat lebih banyak orang. Jika rekan rekan ini bergabung ke komunitas belajar, berbagi dan bertumbuh bersama di pasar modal bisa langsung join saja ya Investor Club Indonesia (ICI), via telegram group: t.me//investorclubindonesia1

Saya sangat senang mengutip Quote Steve Jobs: “Stay Hungry Stay Foolish”

Selamat Belajar, dan Terus menjadi Investor Pembelajar!.

Happy Value Investing

Jakarta, Jan 22 2021



error: Content is protected !!